Senin, 03 November 2014

Motivasi Islamai : Mengapa Kita Harus Berbagi


Assalamu'alaikum Wr Wb.

Sahabat Istana Yatim yang di rahmati Allah SWT, mungkin sejenak kita pernah berfikir, mengapa kita harus berbagi..? Mengapa kita harus rela hati memberikan bantuan atau sedekah atas harta yang telah susah payah kita cari..?? Buat kita sendiri saja mungkin masih kurang, kenapa mesti berbagi..??

Hakikat dari berbagi adalah memberikan kebahagiaan agar tercipta kesamaan rasa kepada sesama atas dasar keikhlsan dan kerelaan hati dan sebagai perwujudan kecintaan dan kebersyukuran  kita kepada Allah SWT. Berbagi memang sebuah kebiasaan yang perlu kita latih, meskipun ada beberapa dari kita yang mungkin secara kepribadian sudah mendapatkan bakat turunan ini dari orang tuanya. Yang pasti setiap orang bisa melakukan pekerjaan mulia ini, karena pada hakikatnya setiap manusia sudah memikul kewajiban untuk saling berbagi dengan yang lainnya, tinggal masalahnya manusia itu mau menyadarinya atau tidak. Makanya Allah SWT sangat benci dengan keserakahan, kenapa? Sebab keserakahan itu adalah induk yang akan melahirkan akhlak buruk yang merusak tatanan kehidupan manusia, untuk dirinya sendiri, juga untuk lingkungannya.


Hakikat lain dari Berbagi adalah "memperoleh kembali", kebaikan yang kita tunaikan, niscaya akan kembali pula kepada diri kita. Berbagi yang disertai keikhlasan untuk membantu saudara yang memerlukan dan demi mencari keridhaan Allah Ta’ala akan mendapat pahala berlipat ganda. Firman-Allah SWT, “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan harta mereka di jalan Allah adalah sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir dan setiap butir membuahkan lagi 100 biji. Allah melipat gandakan (pahala) bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Allah maha luas karunia-Nya dan lagi maha mengetahui. (Al-Baqarah [2]: 261)

Kesempatan Kita Untuk Berbagi : Kegiatan Amal Istana Yatim (Lebaran Yatim)

Dari Abdullah bin Amru Radhiyallahu `anhuma, bahwa seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah SAW  “Islam apakah yang paling baik?”, Beliau bersabda: “Engkau memberi makan dan mengucapkan salam kepada orang yang kau kenal dan orang yang tidak kau kenal”. Muttafaq ’alaih. [4]

Alangkah indahnya hidup saling berbagi, tak puas rasanya jika senyum kita tak di rasakan pula oleh orang lain. Siapa yang ikhlas berbagi, dialah salah satu hamba Allah SWT yang beruntung.

Wassalamu'alaikum Wr Wb.
Salam,
Istana Yatim

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung ke alfikriindonesia.com
Al-Fikri Indonesia --->> Bersama Umat..Peduli dan Berbagi