Kamis, 08 Juni 2017

Seorang Mayit Akan Memilih "Bersedekah" Jjika Bisa Kembali Hidup Ke Dunia

Hasil gambar untuk mayit


Sebagaimana firman Allah:
رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ
"Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah..." {QS. Al Munafiqun: 10}

Kenapa dia tdk mengatakan,
"Maka aku akan dapat melaksanakan umroh"
"Maka aku dapat melakukan sholat atau puasa" dll?


Berkata para ulama,
Tidaklah seorang mayit menyebutkan "sedekah" kecuali karena dia melihat besarnya pahala dan imbas baiknya setelah dia meninggal.


Mereka melihat besarnya pahala sedekah yg diterimanya diakherat.

Maka, perbanyaklah bersedekah, karena seorang mukmin akan berada dibawah naungan sedekahnya...

Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda,
كُلُّ امْرِئٍ فِي ظِلِّ صَدَقَتِهِ حَتَّى يُفْصَلَ بَيْنَ النَّاسِ
Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga diputuskan perkara-perkara di antara manusia.” (HR. Ahmad, hadist Sahih) *

PEDULI YATIM - Parcel Ramadhan Untuk Yatim & Dhu'afa

Dan, bersedekah-lah atas nama org org yg sudah meninggal diantara kalian, karena sesungguhnya mrk sangat berharap kembali ke dunia untuk bisa bersedekah dan beramal shalih, maka wujudkanlah harapan mereka.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwasanya ada seseorang mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian dia mengatakan,

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّىَ افْتُلِتَتْ نَفْسَهَا وَلَمْ تُوصِ وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ أَفَلَهَا أَجْرٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا قَالَ « نَعَمْ »
“Wahai Rasulullah, sesungguhnya Ibuku tiba-tiba saja meninggal dunia dan tidak sempat menyampaikan wasiat padaku. Seandainya dia ingin menyampaikan wasiat, pasti dia akan mewasiatkan agar bersedekah untuknya. Apakah Ibuku akan mendapat pahala jika aku bersedekah untuknya? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya”. (HR. Bukhari & Muslim) *

Dan, biasakanlah, ajarkanlah anak-anak kita untuk bersedekah.

Salam,
Istana Yatim - Yay.Darul 'Ilmi Al-Fikri

Oleh:
Syeikh Maher al-Mueaqly hafidzahullah 
[Imam Masjidil Haram]

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung ke alfikriindonesia.com
Al-Fikri Indonesia --->> Bersama Umat..Peduli dan Berbagi